Untukmu, anak laki-lakiku. - Pyopp Barefoot

Untukmu, anak laki-lakiku.

Posted by Pyopp Graphic on

 

Dulu, Min K dan teman laki-laki Min K ingin sekali membeli permen, tapi ibu kami melarang.  Kami berdua menangis, tapi ibu teman laki-lakiku berkata, “stop nangisnya, malu sama K”. Padahal... kami merasakan hal yang sama.

Kelak jika aku punya anak laki-laki, aku ingin dia menjadi dirinya sendiri dengan segala emosinya. Karena bagiku, menangis bukanlah tanda kelemahan, melainkan cara untuk merasa lega saat hati terasa pedih. Dan kami berharap kelak anak-anak kita tumbuh kuat dan sehat, raga dan jiwa. 

 

 

Pyopple, sampaikan kepada anak laki-laki kalian bahwa tidak masalah untuk menangis ketika pedih, tidak  masalah jika warna favorit mereka bukan biru, dan tidak masalah jika mereka tidak menyukai sepak bola. What’s not okay is hiding their emotions and suffering in pain.

 

Mari normalisasi:
Kuat = tidak menangis ❌
Kuat = berani mengungkapkan emosi ✅

 

Aku ingin anakku kelak merasakan semua emosi, sehingga bisa  menikmati hidup dengan sepenuh hati.

 

Older Post Newer Post

Leave a comment

Barefoot Journal

RSS
Kaki Bisa 'Ngobrol' dengan Otak? - Pyopp Barefoot

Kaki Bisa 'Ngobrol' dengan Otak?

By Pyopp Graphic

Hello Pyopple! Anak-anak itu, secara alami, akan melangkah atau mendaratkan kaki lebih pelan saat mereka pakai barefoot shoes (atau bahkan saat mereka nggak pakai sepatu...

Read more
Memberi Anak Handphone: Sudah Siapkah Anak Kita? Ini jawaban Jonathan Haidt di dalam bukunya The Anxious Generation! - Pyopp Barefoot

Memberi Anak Handphone: Sudah Siapkah Anak Kita? Ini jawaban Jonathan Haidt di dalam bukunya The Anxious Generation!

By Pyopp Graphic

Hello Pyopple! Kali ini kami mau membahas salah satu buku dari Jonathan Haidt, The Anxious Generation.    Buku The Anxious Generation - Jonathan Haidt   ...

Read more